Setelah Rosulullah saw wafat. Seluruh semenanjung arab murtad dan memberontak bahkan ada yg mengaku-ngaku sebagai Nabi baru. Abu Bakar sebagai khalifah mengumandangkan perang Riddah melawan orang-orang murtad. Dan tentu saja dengan pertolongan ALLAH kemenangan ada di pihak muslimin. Puluhan ribu orang-orang yg murtad terbunuh dalam perang Riddah ini. Sedangkan di pihak Muslimin beberapa ribu telah mati syahid (sungguh kematian yg paling indah).
Adapun tawanan perang dalam perang Riddah ini mendapat perlakuan yg berbeda-beda. Orang-orang yg dulunya ketika masih murtad memperlakukan kaum muslimin secara kejam dengan melakukan penganiayaan dan pembunuhan kepada kaum muslimin, dijatuhi hukuman berat dengan membakar mereka lalu disungkurkan dari atas gunung kedalam jurang, kemudian ditindih dengan batu, untuk dijadikan contoh bagi yang lain.
Sedangkan tawanan yg hanya mengikuti komando pemimpin mereka dimaafkan dan kembali masuk islam yang pada akhirnya mereka bergabung dg pasukan muslimin berperang melawan tentara Romawi dan Persia. (Abu Bakar As-Siddiq, 2009)
Inilah Hukuman/azab ALLAH yang ditimpakan kepada Musuh ALLAH melalui tangan umat muslim...
Tampilkan postingan dengan label history. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label history. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 Januari 2011
Peran Malaikat dalam perang badar
Ibnu abbas brkt, 'Tatkala seseorg dari kaum muslimin dg semangat mengejar seseorg dari kaum musrikin yg berada dihadapannya, tiba2 dia mendengar pukulan cemeti di atasnya dan suara penunggang kuda yg berteriak, 'Majulah wahai Haizum!'.
Seketika dia melihat ke arah org musrik yg berada di hadapannya, didapatinya tersungkur dlm posisi terlentang, lalu dia melihatnya sdang keadaan hidungnya tlah ditindik dan wajahnya tlah terbelah seperti kena pukulan cemeti dan seluruhnya menghijau' .
Karenanya, seorg dari anshar td datang kpd Rosulullah utk menceritakan tentang hal itu. Maka Beliau pun brsbd, 'Benar yg engkau katakan, itu adlah sbagian dari bala bantuan dari langit ketiga'. (sirah nabawi)
Seketika dia melihat ke arah org musrik yg berada di hadapannya, didapatinya tersungkur dlm posisi terlentang, lalu dia melihatnya sdang keadaan hidungnya tlah ditindik dan wajahnya tlah terbelah seperti kena pukulan cemeti dan seluruhnya menghijau' .
Karenanya, seorg dari anshar td datang kpd Rosulullah utk menceritakan tentang hal itu. Maka Beliau pun brsbd, 'Benar yg engkau katakan, itu adlah sbagian dari bala bantuan dari langit ketiga'. (sirah nabawi)
Kamis, 30 Desember 2010
Tahun gajah
Sebelum kedatangan Nabi Muhammad saw, setiap tahun sudah dilakukan haji menyembah berhala di ka'bah. Abraha seorang pemimpin Yaman, membangun gereja megah agar orang arab berjiarah ke gerejanya dan meninggalkan ka'bah. Karena tidak berhasil, ia memimpin pasukan gajah untuk menghancurkan ka'bah.
Suku Qurais saat itu tidak mampu melawan sehingga mereka lari ke lereng2 gunung. Saat itulah wabah cacar datang berkecamuk menimpa pasukan Abraha dan membinasakan mereka semua. Dan dengan demikian orang Mekah mencatatnya sebagai Tahun Gajah (Tahun kelahiran Nabi saw). Dan ini yang diabadikan dalam Qur'an:
"Tidakkah kau perhatikan, bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap pasukan orang-orang bergajah? Bukankah Dia gagalkan rencana mereka? Dan dilepaskan di atas mereka pasukan-pasukan burung. Melempari mereka dengan batu yang keras membakar. Sehingga mereka seperti daun-daun kering yang binasa berserakan." (Qur'an 105: -4)
Peristiwa ini semakin menguatkan orang arab akan kesucian ka'bah dan kebenaran agama berhala. Sehingga ketika Nabi saw menyebarkan islam dan terusir dari makah menuju madinah, masih banyak yg meragukan kebenaran islam dan menganggap berhala agama yg benar karena menguasai ka'bah. Akan tetapi ketika Nabi saw berhasil menakhlukkan makah tanpa gangguan dan menghancurkan berhala-berhala di ka'bah, saat itulah kebenaran dan kesucian islam diakui oleh seluruh bangsa arab, sehingga seluruh bangsa arab masuk islam dan menghancurkan semua berhala yg ada. (Sirah Nabawi)
Suku Qurais saat itu tidak mampu melawan sehingga mereka lari ke lereng2 gunung. Saat itulah wabah cacar datang berkecamuk menimpa pasukan Abraha dan membinasakan mereka semua. Dan dengan demikian orang Mekah mencatatnya sebagai Tahun Gajah (Tahun kelahiran Nabi saw). Dan ini yang diabadikan dalam Qur'an:
"Tidakkah kau perhatikan, bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap pasukan orang-orang bergajah? Bukankah Dia gagalkan rencana mereka? Dan dilepaskan di atas mereka pasukan-pasukan burung. Melempari mereka dengan batu yang keras membakar. Sehingga mereka seperti daun-daun kering yang binasa berserakan." (Qur'an 105: -4)
Peristiwa ini semakin menguatkan orang arab akan kesucian ka'bah dan kebenaran agama berhala. Sehingga ketika Nabi saw menyebarkan islam dan terusir dari makah menuju madinah, masih banyak yg meragukan kebenaran islam dan menganggap berhala agama yg benar karena menguasai ka'bah. Akan tetapi ketika Nabi saw berhasil menakhlukkan makah tanpa gangguan dan menghancurkan berhala-berhala di ka'bah, saat itulah kebenaran dan kesucian islam diakui oleh seluruh bangsa arab, sehingga seluruh bangsa arab masuk islam dan menghancurkan semua berhala yg ada. (Sirah Nabawi)
Langganan:
Postingan (Atom)