Rosulullah saw bersabda, "Akan dilemparkan manusia pada hari kiamat dalam keadaan telanjang kaki (tanpa alas) telanjang bulat (tanpa sehelai benang) dan masih kulup (tanpa khitan)"
Aisyah bertanya, "Ya Rosulullah, laki-laki dan perempuan semuanya, sebagian mereka akan melihat kepada sebagian yg lain?"
Beliau menjawab, "Wahai Aisyah urusannya lebih berat daripada memperhatikan hal tersebut" (HR Bukhari Muslim)
Sudah cukupkah bekalmu menghadapi dahsyatnya hari kebangkitan???
Tampilkan postingan dengan label kiamat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kiamat. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 15 Januari 2011
Selasa, 11 Januari 2011
hari pembalasan 2
Rosulullah saw bersabda, "Ketika itu, neraka jahannam meminta izin kepada Tuhannya Azza Wa Jallah untuk bersujud. ALLAH SWT berfirman kepadanya, "Ya bersujudlah". Maka dia bersujud yang lamanya masya ALLAH. ALLAH SWT berfirman kepadanya, "Bangunlah". Kemudian ia mengangkat kepalanya lalu berkata, "Segala puji bagi ALLAH Yang telah menjadikan aku untuk menyiksa orang yang mendurhakai-NYA dan tidak menjadikan satu makhluk pun untuk menyiksaku". Kemudian jahanam itu mengeluarkan suara yang mengerikan, sehingga jika seorang malaikat, rasul, atau siapapun yang menyaksikannya pasti akan jatuh diatas lututnya. Kemudian jahanam itu mengeluarkan suara lagi untuk yang kedua kalinya, maka tidak ada satu tetes air mata seorang pun kecuali pasti akan mengalir. Kemudian jahanam mengeluarkan suaranya lagi untuk yang ketiga kalinya. Seandainya setiap orang memiliki amal seperti tujuh puluh orang nabi, dia pasti akan jatuh tersungkur dihadapannya. Kemudian ia mengeluarkan suara lagi yang keempat kalinya, maka tidak ada seorang kali pun kecuali akan terhenti perkataannya. Kecuali Jibril, Mikail, Dan Ibrahim as, mereka bergantung dibawah Arsy. Masing-masing diantara mereka berkata, "Nafsi, nafsi, nafsi. AKu tidak memohon kepada ENGKAU kecuali selamat darinya".
Kemudian neraka mengeluarkan bola api sebanyak bintang dilangit. Besar setiap bola api itu seperti sebesar mega yang tebal, yang muncul dibarat. Bola api itu jatuh diatas kepala manusia. Inilah bola api dimana ALLAH berjanji akan menjaga dan menyelamatkan darinya bagi orang-orang beriman yg setia melaksanakan nadzarnya dan takut terhadap siksa-NYA. ALLAH SWT akan menyelamatkan orang-orang yg memiliki iman, ahli tauhid, dan ahli sunnah dari kesusahan hari itu, menyirami mereka dengan Rahmat-NYA, memudahkan hisabnya, dan memasukkan mereka ke dalam surga dengan abadi. ALLAH SWT juga akan menambahkan ketakutan, penderitaan, dan siksaan, kepada orang-orang kafir, ahli syirik dan para penyembah berhala, serta memasukkan mereka ke dalam neraka selama-lamanya". (al-Ghunyah; Syaikh ABdul Qadir Jailani, 2010)
Kemudian neraka mengeluarkan bola api sebanyak bintang dilangit. Besar setiap bola api itu seperti sebesar mega yang tebal, yang muncul dibarat. Bola api itu jatuh diatas kepala manusia. Inilah bola api dimana ALLAH berjanji akan menjaga dan menyelamatkan darinya bagi orang-orang beriman yg setia melaksanakan nadzarnya dan takut terhadap siksa-NYA. ALLAH SWT akan menyelamatkan orang-orang yg memiliki iman, ahli tauhid, dan ahli sunnah dari kesusahan hari itu, menyirami mereka dengan Rahmat-NYA, memudahkan hisabnya, dan memasukkan mereka ke dalam surga dengan abadi. ALLAH SWT juga akan menambahkan ketakutan, penderitaan, dan siksaan, kepada orang-orang kafir, ahli syirik dan para penyembah berhala, serta memasukkan mereka ke dalam neraka selama-lamanya". (al-Ghunyah; Syaikh ABdul Qadir Jailani, 2010)
hari pembalasan 1
Rosulullah saw bersabda, "Bila hari kiamat telah terjadi, seluruh manusia akan dikumpulkan di satu tempat pada hari yang tidak diragukan, mereka akan dipenuhi dengan kegelapan. Sebagian mereka tidak dapat melihat sebagian yang lain karena terlalu gelap. Semua manusia berdiri diatas kaki mereka. Jarak diantara mereka dengan Tuhannya adalah tujuh puluh tahun perjalanan.
Ketika mereka berada dalam keadaan demikian, tiba-tiba Tuhan menampakkan diri kepada para malaikat. Pada saat itu bumi menjadi terang dengan cahaya Tuhan. Kegelapan hilang dan seluruh makhluk diterangi oleh cahaya Tuhan. Para malaikat ketakutan disekeliling Arsy, mereka memuji dan menyucikan Tuhan.
Pada saat itu, seluruh manusia berdiri berbaris. Tiap-tiap umat berdiri suatu sudut. Kemudian didatangkan buku catatan dan timbangan. Buku catatan diletakkan dan timbangan digantungkan ditangan salah seorang malaikat. Terkadang dia akan mengangkatnya, dan terkadang menurunkannya.
Ketika mereka dalam keadaan demikian itu tiba-tiba surga dibuka, sehingga berhembuslah bau wangi seperti misik dari surga yang didapatkan oleh orang-orang yg beriman. Sedangkan jarak antara mereka dengan surga adalah lima ratus tahun perjalanan. Kemudian dibukakan tutup neraka, sehingga berhembuslah dari neraka itu bau busuk bersama asap yang didapati oleh para pendurhaka. Jarak antara mereka dengan neraka adalah sejauh lima ratus tahun perjalanan.
Kemudian didatangkan ke tempat itu sebuah belenggu rantai yang amat besar yang ditarik oleh sembilan belas malaikat. Setiap satu malaikat membawahi tujuh puluh ribu malaikat pembantu. Setiap malaikat penjaga dengan para pembantunya menyeret rantai tersebut yang posisinya berada disebelah kanan dan kirinya. Setiap malaikat penjaga neraka itu ditangannya memegang gada besi untuk menyiksa. Para malaikat berjalan dengan garang dalam kegelapan dan asap, mereka mengeluarkan suara yang mengerikan diantara jilatan-jilatan api, karena sangat marah kepada para penghuninya. Mereka menyandarkan gada itu diantara surga dan tempat berdiri di Mahsyar. Ujung gada itu berdiri untuk melihat semua manusia dengan mendesis-mendesis ingin memakan mereka. Kemudian para penjaga neraka menahannya dengan rantainya. Jika tidak, gada itu akan menghajat setiap orang mukmin maupun kafir. Ketika gada itu mengetahui bahwa ia ditahan aar tidak menghajar manusia, ia "Hampir-hampir terpecah karena marah" (Al-Mulk 8). Gada itu berteriak sehingga seluruh makhluk mendengarnya. Ketika itu semua hati akan bergetar, semua mata akan terperanjat, dan nyawa mereka hampir-hampir terlepas.
Seseorang bertanya, "Wahai Nabi ALLAH, ceritakanlah kepada kami keadaan gada itu". Beliau bersabda, "Ya, gada itu sebesar bumi ini, warnanya hitam, dan memiliki tujuh kepala. Setiap kepala memiliki tiga puluh pintu. Panjang setiap pintu adalah tiga malam perjalanan. Bibir bagian atas mengatup sampai bagian leher, dan leher bagian bawah menyeretnya. Disetiap leher ada tali rantai yang besar, yang dipegang oleh tujuh puluh ribu malaikat yang keras, kasar, dan bertaring. Mata mereka seperti bara api, dan warna mereka seperti jilatan api. Dari kerongkongannya keluar nyala api dan asap yang membumbung tinggi. Mereka siaga menunggu perintah ALLAH Yang Maha Perkasa". (al-Ghunyah; Syaikh Abdul Qadir Jailani, 2010)
Ketika mereka berada dalam keadaan demikian, tiba-tiba Tuhan menampakkan diri kepada para malaikat. Pada saat itu bumi menjadi terang dengan cahaya Tuhan. Kegelapan hilang dan seluruh makhluk diterangi oleh cahaya Tuhan. Para malaikat ketakutan disekeliling Arsy, mereka memuji dan menyucikan Tuhan.
Pada saat itu, seluruh manusia berdiri berbaris. Tiap-tiap umat berdiri suatu sudut. Kemudian didatangkan buku catatan dan timbangan. Buku catatan diletakkan dan timbangan digantungkan ditangan salah seorang malaikat. Terkadang dia akan mengangkatnya, dan terkadang menurunkannya.
Ketika mereka dalam keadaan demikian itu tiba-tiba surga dibuka, sehingga berhembuslah bau wangi seperti misik dari surga yang didapatkan oleh orang-orang yg beriman. Sedangkan jarak antara mereka dengan surga adalah lima ratus tahun perjalanan. Kemudian dibukakan tutup neraka, sehingga berhembuslah dari neraka itu bau busuk bersama asap yang didapati oleh para pendurhaka. Jarak antara mereka dengan neraka adalah sejauh lima ratus tahun perjalanan.
Kemudian didatangkan ke tempat itu sebuah belenggu rantai yang amat besar yang ditarik oleh sembilan belas malaikat. Setiap satu malaikat membawahi tujuh puluh ribu malaikat pembantu. Setiap malaikat penjaga dengan para pembantunya menyeret rantai tersebut yang posisinya berada disebelah kanan dan kirinya. Setiap malaikat penjaga neraka itu ditangannya memegang gada besi untuk menyiksa. Para malaikat berjalan dengan garang dalam kegelapan dan asap, mereka mengeluarkan suara yang mengerikan diantara jilatan-jilatan api, karena sangat marah kepada para penghuninya. Mereka menyandarkan gada itu diantara surga dan tempat berdiri di Mahsyar. Ujung gada itu berdiri untuk melihat semua manusia dengan mendesis-mendesis ingin memakan mereka. Kemudian para penjaga neraka menahannya dengan rantainya. Jika tidak, gada itu akan menghajat setiap orang mukmin maupun kafir. Ketika gada itu mengetahui bahwa ia ditahan aar tidak menghajar manusia, ia "Hampir-hampir terpecah karena marah" (Al-Mulk 8). Gada itu berteriak sehingga seluruh makhluk mendengarnya. Ketika itu semua hati akan bergetar, semua mata akan terperanjat, dan nyawa mereka hampir-hampir terlepas.
Seseorang bertanya, "Wahai Nabi ALLAH, ceritakanlah kepada kami keadaan gada itu". Beliau bersabda, "Ya, gada itu sebesar bumi ini, warnanya hitam, dan memiliki tujuh kepala. Setiap kepala memiliki tiga puluh pintu. Panjang setiap pintu adalah tiga malam perjalanan. Bibir bagian atas mengatup sampai bagian leher, dan leher bagian bawah menyeretnya. Disetiap leher ada tali rantai yang besar, yang dipegang oleh tujuh puluh ribu malaikat yang keras, kasar, dan bertaring. Mata mereka seperti bara api, dan warna mereka seperti jilatan api. Dari kerongkongannya keluar nyala api dan asap yang membumbung tinggi. Mereka siaga menunggu perintah ALLAH Yang Maha Perkasa". (al-Ghunyah; Syaikh Abdul Qadir Jailani, 2010)
Sabtu, 08 Januari 2011
Dahsyatnya kiamat
Rosulullah saw bersabda, "Matahari pada hari kiamat didekatkan kpd manusia shg jaraknya dari mereka satu mil (tdk diketahui maksud 1 mil ini). Maka manusia tenggelam dalam keringat mereka sesuai dengan amal masing-masing. Diantara mereka ada yg sampai dua mata kakinya, ada yg sampai dua lututnya, ada yg sampai pinggangnya, dan ada yg sampai tenggelam olehnya" (HR Muslim)
Kamis, 06 Januari 2011
LAILLAHA ILLALLAH
Rosulullah saw bersabda, "Pada hari kiamat, Mizan (timbangan amal) akan diletakkan. Seorang lelaki didatangkan, lalu amalnya ditimbang, ternyata amal keburukannya lebih berat, sehingga dia akan dimasukkan ke neraka. Ketika orang itu berpaling, tiba-tiba ada suara dari sisi Ar-Rahman, 'Janganlah kalian tergesa-gesa, janganlah kalian tergesa-gesa. Sesungguhnya masih ada sesuatu yang tertinggal baginya'. Kemudian didatangkan sesuatu yang didalamnya tertulis 'LAILLAHA ILLALLAH'. Kalimat itu diletakkan dalam dua timbangan lelaki tersebut, ternyata membuat timbangan amalnya menjadi berat, sehingga ia diperintahkan masuk surga". (al-Ghunnyah; Syaikh Abdul Qadir Jailani, 2010)
Jumat, 31 Desember 2010
Hari kebangkitan 2
Dari Abu Sa'id Al Khudri ra., ia berkata : Kami berkata : "Wahai Rasulullah, apakah kami melihat Tuhan kami pada hari Qiamat ?" maka beliau bersabda : "Apakah kamu saling memadharatkan dalam melihat matahari dan bulan apabila cerah ?" Kami menjawab : “Tidak," Rasulullah saw bersabda : Sesungguhnya kamu saat itu tidak saling memadharatkan dalam melihat Tuhanmu, kecuali sebagaimana kamu saling memadharatkan dalam melihat matahari dan bulan". Dan beliau bersabda : "Pemanggil memanggil : "Hendaklah tiaptiap kaum pergi kepada apa yang dulu selalu mereka sembah". Maka penyembah salib pergi kepada salib mereka, penyembah berhala pergi kepada berhala mereka, dan penyembah setiap Tuhan kepada Tuhan mereka, sehingga yang masih hanyalah orang yang menyembah Allah dari orang yang baik dan orang dosa, dan sisa-sisa ahli Kitab. Kemudian didatangkan Jahannam dengan ditampakkan seperti fatamorgana, dan dikatakan kepada orang Yahudi : "Apakah yang kamu sembah ?". Mereka menjawab : "Kami menyembah Uzair, anak Allah," maka dikatakan : "Kamu berdusta, Allah Ta'ala tidak mempunyai isteri dan tidak mempunyai putra, maka apakah yang kamu kehendaki ?". Mereka menjawab : "Kami ingin Engkau memberi minum kepada kami", maka dikatakan kepada orang-orang Nasrani'' : "Apakah yang kamu sembah?". Mereka menjawab : "Kami menyembah 'Isa putra Allah," maka dikatakan: "Kamu berdusta, Allah tidak mempunyai isteri dan tidak mempunyai putra, apakah yang kamu kehendaki ?". Mereka menjawab: "Kami ingin engkau memberi minum kepada kami," maka dikatakan : "Minumlah !", Lalu mereka berjatuhan di Jahannam, sehingga yang masih hanyalah orang-orang yang menyembah Allah dari orang yang baik dan orang yang berdosa, maka dikatakan kepada mereka : "Apakah yang mencegah kamu, sedangkan orang-orang sudah pergi ?". Mereka menjawab : "Kami memisahkan diri dari mereka, karena kami lebih membutuhkan kepadaNya pada hari ini, dan sungguh kami telah mendengar pemanggil memanggil : "Hendaklah tiap-tiap kamu mengikuti apa yang telah mereka sembah, dan kami hanya menunggu Tuhan kami," Nabi saw. bersabda : "Maka Tuhan yang Maha Pemaksa datang kepada mereka dalam bentuk selain bentuk yang mereka lihatnya pada pertama kalinya, kemudian Allah berfirman : "Akulah Tuhanmu", maka mereka menjawab : "Engkau Tuhan kami". Yang "berbicara kepada Tuhan hanyalah para Nabi, lalu Tuhan berfirman : "Apakah diantara kamu dan dianrara Tuhan ada tanda vang kamu ketahui ?" Mereka menjawab : "Betis". Maka Tuhan membuka betisNya, lalu tiap-tiap Mu'min sujud kepadaNya, dan yang tinggal hanyalah orang-orang yang sujud kepada Allah dengau riya' dan sum'ah, maka ia pergi untuk bersujud namun punggungnya kembali datar seperti satu papan (tingkatan). Kemudian didatangkan jembatan, dan dipasang diantara dua tebing Jahannam. Kami bertanya : "Wahai Rasulullah, apakah jembatan itu ? "Beliau bersabda : "Licin dan menggelincirkan, padanya terdapat penyambar, dan rumput berduri vang terhampar, durinya bengkok yang ada di Najd yang bernama Sa'dan. Orang Mu'min padanya seperti kerlingan mata, seperti kilat, angin, kuda dan kendaraan yang baik. Orang selamat yang diselamatkan, orang selamat yang dicincang dan orang yang terjerembab di neraka Jahannam, sehingga yang terakhir dari mereka itu diseret. Kami tidaklah lebih menuntut hak yang telah jelas bagimu dari pada orangorang mu'min kepada Dzat Yang Maha Pemaksa pada hari itu. Apabila mereka melihat bahwa mereka telah selamat, mereka (memikirkan) saudara mereka dengan berkata : "Wahai Tuhan kami, mereka shalat bersama kami, puasa bersama kami dan beramal bersama kami", Allah Ta'ala berfirman : "Pergilah, barang siapa yang kamu dapati dihatinya iman seberat dinar maka keluarkanlah ia", dan Allah mengharamkan dia di neraka, maka mereka datang kepada saudara-saudara mereka yang mana sebagiannya telah masuk ke neraka sampai telapak kakinya dan (ada vang sampai) pertengah kedua betisnya, lalu mereka mengeluarkan orang yang mereka kenal, kemudian mereka kembali, dan Allah berfirman : "Pergilah, barang siapa yang kamu dapati dihatinya ada iman seberat setengah dinar maka keluarkanlah ia". Maka mereka mengeluarkan orang yang mereka kenal, kemudian mereka kembali, lalu Allah berfirman : "Pergilah, barang siapa yang kamu dapati di hatinya (iman) seberat setengah dinar, maka keluarkanlah ia !".
Maka mereka mengeluarkan orang yang mereka kenal, kemudian mereka kembali, dan Allah berfirman : "Pergilah, barang siapa yang kamu dapati di dalam hatinya iman seberat semut kecil maka keluarkanlah ia !". Maka mereka mengeluarkan orang yang merekaz kenal.
Abu Sa'id berkata : Jika kamu tidak membenarkan maka bacalah:
"INNALLAAHA LAA YAZHLIMU MITSQAALA DZARRATIN WA INTAKU HASANATAN YUDLA'IFHAA"
(Sesungguhnya Allah tidak menzhalimi seberat semut kecilpun, dan jika ada kebaikan maka Dia melipatkannya).
Maka para Nabi, Malaikat dan orang-orang mu'min memberi syafa'at, lalu Tuhan Yang Maha Pemaksa berfirman : "Syafa'at Ku masih", lalu Dia menggenggam segenggam dari neraka, maka dia mengeluarkan kaum-kaum yang telah terbakar, lalu mereka dilemparkan di dalam sungai di mulut sorga yang disebut air hidup, maka mereka tumbuh dikedua tepinya sebagaimana tumbuhnya biji-bijian ditanah yang dibawa banjir yang kamu lihat di samping batu besar, disamping pohon, apa yang didekat matahari dari pohon itu hijau dan yang dinaungannya adalah putih. Mereka keluar seperti permata, lalu di leher mereka diberi medali, maka mereka masuk sorga : "Itulah hamba-hamba yang dimerdekakan oleh Allah Yang Maha Penyayang, dimasukkan ke sorga tanpa amal yang dilakukannya dan tanpa kebaikan yang mereka kerjakan. Lalu dikatakan kepada mereka, bagimu apa yang kamu lihat dan bersama itu hal yang sama". (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).
Maka mereka mengeluarkan orang yang mereka kenal, kemudian mereka kembali, dan Allah berfirman : "Pergilah, barang siapa yang kamu dapati di dalam hatinya iman seberat semut kecil maka keluarkanlah ia !". Maka mereka mengeluarkan orang yang merekaz kenal.
Abu Sa'id berkata : Jika kamu tidak membenarkan maka bacalah:
"INNALLAAHA LAA YAZHLIMU MITSQAALA DZARRATIN WA INTAKU HASANATAN YUDLA'IFHAA"
(Sesungguhnya Allah tidak menzhalimi seberat semut kecilpun, dan jika ada kebaikan maka Dia melipatkannya).
Maka para Nabi, Malaikat dan orang-orang mu'min memberi syafa'at, lalu Tuhan Yang Maha Pemaksa berfirman : "Syafa'at Ku masih", lalu Dia menggenggam segenggam dari neraka, maka dia mengeluarkan kaum-kaum yang telah terbakar, lalu mereka dilemparkan di dalam sungai di mulut sorga yang disebut air hidup, maka mereka tumbuh dikedua tepinya sebagaimana tumbuhnya biji-bijian ditanah yang dibawa banjir yang kamu lihat di samping batu besar, disamping pohon, apa yang didekat matahari dari pohon itu hijau dan yang dinaungannya adalah putih. Mereka keluar seperti permata, lalu di leher mereka diberi medali, maka mereka masuk sorga : "Itulah hamba-hamba yang dimerdekakan oleh Allah Yang Maha Penyayang, dimasukkan ke sorga tanpa amal yang dilakukannya dan tanpa kebaikan yang mereka kerjakan. Lalu dikatakan kepada mereka, bagimu apa yang kamu lihat dan bersama itu hal yang sama". (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).
Hari kebangkitan 1
Dari Anas Ibnu Malik ra. bahwasanya Nabi saw. bersabda : "Pada hari Qiamat Allah mengumpulkan orang-orang mu'min demikian, lalu mereka berkata : "Seandainya kita mohon syafa'at kepada Tuhan kita, sehingga Dia memberi kelonggaran kepada kita ditempat kita ini", maka mereka datang kepada Adam, kemudian berkata : "Wahai Adam, tidakkah engkau melihat manusia ? Allah telah menjadikan Engkau dengan tangan-Nya, dan menyuruh para malaikatNya untuk sujud kepada Engkau, Allah telah menganjurkan nama-nama segala sesuatu kepada Engkau, maka mohonkanlah syafa'at bagi kami kepada Tuhan kita, sehingga Tuhan memberi kelonggaran terhadap kami di tempat kami ini". Maka Adam menjawab : "Saya tidak menempati tempat itu," ia menyebutkan kepada mereka kesalahan yang dilakukannya, akan tetapi datanglah kepada Nuh, karena dia Rasul pertama yang diutus Allah kepada penduduk bumi," lalu mereka datang kepada Nuh, maka ia menjawab : "Saya tidak menempati tempat itu, ia menyebutkan kesalahan yang telah dilakukannya. Akan tetapi datanglah kepada Ibrahim, kekasih Allah !" Lalu mereka datang kepada Ibrahim, maka ia menjawab : "Saya tidak menempati tempat itu, ia menyebutkan kesalahankesalahan yang dilakukannva - akan tetapi datanglah kepada Musa, maka ia menjawab : "Saya tidak menempati tempat itu", ia menyebutkan pada mereka kesalahan yang telah dilakukannya, akan tetapi datanglah kepada Isa, hamba dan Rasul Allah, kalimah dan ruhnya!", lalu mereka datang kepada Isa, maka ia menjawab : "Saya tidak menempati tempat itu". Akan tetapi datanglah kepada Muhammad saw. hamba vang telah diampuni dosa-dosanya yang telah terdahulu dan yang terkemudian". Lalu mereka datang kepadaku, maka aku pergi, lalu minta izin kepada Tuhanku, maka Dia mengizinkannva padaku. Ketika aku melihat Tuhanku, aku sujud, kemudian Allah meninggalkan aku sesuai dengan kehendak Nya dalam meninggalkan aku, kemudian dikatakan padaku : "Bangkitlah Muhammad, berkatalah akan didengar, mintalah perantara akan diberi, dan mohonlah syafa'at akan diberi syafa'at". Maka aku memuji Tuhanku dengan pujian-pujiau yang telah diajarkan kepadaku, kemudian aku mohon syafa'at, dan Tuhan membatasinya kepadaku, maka aku memasukkan mereka ke sorga, kemudian aku kembali, dan ketika aku melihat tuhanku, aku sujud. Lalu Allah meninggalkan aku sesuai dengan kehendak Allah untuk meninggalkan aku, kemudian dikatakan : "Bangkitlah Muhammad, berkatalah akan didengar, mintalah perantara akan diberi, dan mohonkan syafa'at akan diberi syafa'at !". Maka aku memuji Tuhan dengan puji-pujian vang telah diajarkan oleh Tuhan kepadaku, lalu aku mohon syafa'at dan Tuhan membatasinva kepadaku, maka aku memasukkan mereka ke sorga, lalu aku kembali, dan ketika aku melihat Tuhan, aku sujud, kemudian Allah meninggalkan aku sesuai dengan kehendakNya dalam meninggalkan aku, kemudian dikatakan : "Bangkitlah Muhammad, berkatalah akan didengar, mintalah perantara akan diberi dan mohonkan syafa'at akan diberi syafa'at !", lalu aku memuji Tuhanku dengan pujian yang telah diajarkan Nya kepadaku, kemudian aku memohon syafa'at dan Dia membatasinya kepadaku, lalu aku kembali dan berkata : "Wahai Tuhan, yang masih di neraka hanyalah orang-orang yang telah dicegah oleh Al Qur'an, dan wajiblah kekal atasnya".Nabi saw: bersabda : "Keluarlah dari neraka orang-orang yang mengucapkan : "Laailaaha illallaah (tidak ada Tuhan selain Allah) dan dihatinya ada kebaikan seberat gandum ( ± 6 butir biji) kemudian keluar lagi dari neraka orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah, dan di hatinya ada kebaikan sebutir biji gandum, lalu keluar lagi dari neraka orang yang mengucapkan: Laa ilaaha illallaah, dan dihatinya ada kebaikan seberat semut kecil. (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).
Langganan:
Postingan (Atom)