Ketika Aisyah ra sedang berada di rumahnya, tiba-tiba ia mendengar suara ramai di Madinah, sehingga ia sempat bertanya, “Suara apa yg ramai itu?” Kata mereka, “Itu adalah suara kafilah dagang milik Abdurrahman bin Auf yg datang dari syam dengan membawa berbagai macam kebutuhan”. Dan dikatakan bahwa kafilah dagang tersebut sebanyak tujuh ratus ekor unta sehingga kota Madinah menjadi ramai oleh karenanya. Mendengar kejadian itu maka Aisyah ra berkata, “Aku pernah mendengar Rosulullah saw bersabda, “Telah diperlihatkan kepadaku bahwa Abdurrahman bin Auf dimasukkan ke dalam surga dengan merangkak”. Ketika ucapan tersebut terdengar oleh Abdurrahman, maka Abdurrahman ra berkata, “Aku ingin masuk surga dengan berjalan”. Kemudian ia menyerahkan seluruh unta lengkap dengan peralatannya tersebut untuk disedekahkan fisabilillah. (Kehidupan Para Sahabat Rosullullah saw, 2003)
Tampilkan postingan dengan label sedekah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sedekah. Tampilkan semua postingan
Senin, 23 Mei 2011
Kebaikan akan dibalas 10x lipat
Pada suatu kali ada seorang pengemis yang minta sesuatu pada kepada Amir Mu’minin Ali ra, maka Ali ra berkata, “Al Hasan, pergilah kepada ibumu, katakana padanya tadi aku menyimpan enam dirham, maka berikan satu dirham kepadaku”. Ketika diberitahukan oleh al Hasan, maka kata ibunya, “Sesungguhnya uang enam dirham tersebut akan aku belikan tepung”. Mendengar hal itu maka Ali ra berkata, “Tidak sempurna iman seseorang kecuali jika ia lebih meyakini apa yg ada di tangannya sendiri”. Kemudian Ali ra berkata, “Mintalah semua uang itu dan berikan semua kepada pengemis”. ,aka Siti Fatimah ra segera memberikan uang enam dirham kepada pengemis.
Tidak lama dari kejadian itu maka ada seseorang yang dating kepada Ali ra sambil berkata, “Siapa yg mau membeli untaku ini?”. Tanya Ali ra, “Berapa harga untamu?”. Kata lelaki itu, “Aku jual unta ini 160 dirham”. Tanya Ali ra “Aku mau membelinya asal uangnya tidak kontan”. Setelah disepakati maka unta tersebut dioserahkan kepada Ali ra. Ketika unta tersebut diikat disebuah tiang, maka ada seorang lelaki yg bertanya, “Milik siapakah unta ini?”. Jawab Ali ra, “Unta ini adalah milikku”. Tanya lelaki itu , “Apakah akan kamu jual unta ini?”. Jawab Ali, “Ya”. Tanya lelaki itu, “Berapa harga unta itu?”. Jawab Ali, “Dua ratus dirham”. Kata lelaki itu, “Aku setuju dengan harga itu”. Kemudian Ali ra memberikan 140 dirham kepada si pemilik unta dan ia segera menyerahkan 60 dirham kepada istrinya. Tanya Siti Fatimah ra, “Uang apa ini?”. Jawab Ali ra, “Ini adalah yang telah dijanjikan oleh ALLAH kepada kami lewat lisan Nabi-NYA : ‘Barangsiapa yang berbuat suatu kebajikan maka baginya diberikan ganti sepuluh kali lipat” (Kehidupan Para Sahabat Rosulullah saw, 2003)
Tidak lama dari kejadian itu maka ada seseorang yang dating kepada Ali ra sambil berkata, “Siapa yg mau membeli untaku ini?”. Tanya Ali ra, “Berapa harga untamu?”. Kata lelaki itu, “Aku jual unta ini 160 dirham”. Tanya Ali ra “Aku mau membelinya asal uangnya tidak kontan”. Setelah disepakati maka unta tersebut dioserahkan kepada Ali ra. Ketika unta tersebut diikat disebuah tiang, maka ada seorang lelaki yg bertanya, “Milik siapakah unta ini?”. Jawab Ali ra, “Unta ini adalah milikku”. Tanya lelaki itu , “Apakah akan kamu jual unta ini?”. Jawab Ali, “Ya”. Tanya lelaki itu, “Berapa harga unta itu?”. Jawab Ali, “Dua ratus dirham”. Kata lelaki itu, “Aku setuju dengan harga itu”. Kemudian Ali ra memberikan 140 dirham kepada si pemilik unta dan ia segera menyerahkan 60 dirham kepada istrinya. Tanya Siti Fatimah ra, “Uang apa ini?”. Jawab Ali ra, “Ini adalah yang telah dijanjikan oleh ALLAH kepada kami lewat lisan Nabi-NYA : ‘Barangsiapa yang berbuat suatu kebajikan maka baginya diberikan ganti sepuluh kali lipat” (Kehidupan Para Sahabat Rosulullah saw, 2003)
Kamis, 24 Februari 2011
Sedekah tidak akan mengurangi harta
Sebagian orang menganggap bahwa sedekah mengurangi harta dan mendekatkan manusia kepada kefakiran, sehingga ia akan hidup dalam kekhawatiran sekalipun memiliki banyak harta. Anggapan ini sesungguhnya hanyalah was-was dari setan yang dibisikkan ke dalam jiwa orang-orang yang lemah imannya.
“Setan menjadikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir)” (Al-Baqarah 268)
Sesungguhnya harta tidak akan berkurang bahkan bertambah/berlipat ganda jika bersedekah. Dan orang yg bersabar saat mendapat penganiayaan, akan dimuliakan ALLAH
Rosulullah saw bersabda, “Tidaklah berkurang harta seorang hamba karena disedekahkan dan tidaklah dianiaya seorang hamba dengan suatu penganiayaan, lalu ia bersabar atasnya, kecuali ALLAH akan menambah kemuliaan baginya” (at Tirmidzi). (Makna dan Hikmah Sabar, 2000)
“Setan menjadikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir)” (Al-Baqarah 268)
Sesungguhnya harta tidak akan berkurang bahkan bertambah/berlipat ganda jika bersedekah. Dan orang yg bersabar saat mendapat penganiayaan, akan dimuliakan ALLAH
Rosulullah saw bersabda, “Tidaklah berkurang harta seorang hamba karena disedekahkan dan tidaklah dianiaya seorang hamba dengan suatu penganiayaan, lalu ia bersabar atasnya, kecuali ALLAH akan menambah kemuliaan baginya” (at Tirmidzi). (Makna dan Hikmah Sabar, 2000)
Sabtu, 15 Januari 2011
Mendustakan agama
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. (Al Maa´uun 1-3)
Mengurusi janda dan orang miskin
Nabi saw bersabda, "Yang mengurusi wanita janda dan orang miskin bagaikan mujahid di jalan Allah. Bagaikan orang yang shalat malam tanpa lelah dan orang yg berpuasa tanpa henti" (Bukhari-Muslim)
Sedekah tidak akan rugi
Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya (dirugikan). (Al Baqarah 272)
Kamis, 13 Januari 2011
meski cuma sedekah kurma
Rosulullah saw bersabda, ’Takutlah kamu sekalian terhadap api neraka walaupun hanya bersedekah dengan separuh biji kurma (HR Bukhari Muslim)
Sedekahmu akan berlipatganda
Diceritakan dari Abdullah bin al-Mubarak bahwa pada suatu hari datang kepadanya seorang peminta-minta, ia memiliki sedikit makanan. Dan Abdullah tidak memiliki apapun kecuali sepuluh butir telur. Abdullah menyuruh pelayannya untuk memberikannya. Pelayan tersebut memberikan sembilan butir, sedang yg satu lagi ia sembunyikan. Pada sore hari, ketika matahari mulai tenggelam, datanglah seorang laki-laki ke rumah Abdullah, lelaki itu berkata, "Ambillah bakul ini". Bakul tersebut berisi telur yang jumlahnya sebanyak sembilan puluh butir telur. Setelah itu, ia memanggil pelayannya dan bertanya, "Dimanakah telur yg lainnya? Berapa butir yg engkau berikan kepada pengemis tadi?". Pelayannya menjawab, "Aku memberikan sembilan butir, dan yg satu aku simpan untuk berbuka". Abdullah berkata, "Engkau telah berhutang kepada kami sebanyak sepuluh butir telur". (Syaikh Abdul Qadir Jailani)
nb : pelayan tersebut berhutang 10 butir karena dia menyembunyikan 1 butir telur yg seharusnya berlipat menjadi 10 butir.
nb : pelayan tersebut berhutang 10 butir karena dia menyembunyikan 1 butir telur yg seharusnya berlipat menjadi 10 butir.
Sedekahmu akan berlipat 700 kali
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Al Baqarah 261)
Rabu, 12 Januari 2011
Sedekahmu akan dilipatgandakan ALLAH
Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan balasannya kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun. (At Taghaabun 17)
Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul- Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.(Al Hadiid 18)
Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul- Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.(Al Hadiid 18)
Pengemis adalah hadiah ALLAH
Seorang mukmin akan senang dg datangnya seorang pengemis, apabila pengemis itu meminta sesuatu, maka ia akan memberikannya. Karena ia tahu bahwa Rosulullah saw bersabda, "Pengemis adalah hadiah dari ALLAH bagi hamba-hamba-NYA".
Karena dengan adanya pengemis itu, dia dapat menunaikan perintah ALLAH SWT yakni memberikan sesuatu kepada fakir miskin dan pahalany terserah kepada ALLAH SWT (Syaikh Abdul Qadir Jailani)
Karena dengan adanya pengemis itu, dia dapat menunaikan perintah ALLAH SWT yakni memberikan sesuatu kepada fakir miskin dan pahalany terserah kepada ALLAH SWT (Syaikh Abdul Qadir Jailani)
infakkanlah hartamu dan jangan takut kekurangan
Nabi Muhammad saw menegur Bilal ketika beliau masuk ke dalam rumahnya dan melihat seonggok kurma. Nabi saw bertanya kepada Bilal, "Apakah ini, hai Bilal?". "Simpanan kurma". sahut Bilal. Nabi saw bersabda kepadanya, "Celaka engkau hai Bilal, tidakkah engkau takut akan menjadi umpan api neraka, infakkanlah dan jangan takut kekurangan". (Zuhud di abad modern, 2000)
Sabtu, 08 Januari 2011
bekerja didunia hanya untuk akhirat
Seorang mukmin sejati tidak bekerja didunia hanya untuk dunia, tetapi membangun dunia untuk akhirat memakmurkan masjid, mendirikan madrasah, membangun untuk keluarga, janda-janda, dan yatim piatu sehingga sebagai gantinya akan dibangunkan baginya istana di akhirat (Syaikh ABdul Qadir Jailani)
Kamis, 06 Januari 2011
Wahai manusia, perutmu kekenyangan
Wahai manusia, perutmu kekenyangan, sedangkan tetanggamu engkau biarkan kelaparan, padahal engkau mengaku sebagai orang yg beriman. Sungguh imanmu tidak sah selama engkau memiliki banyak makanan tetapi tidak mau memberikan sedikit pun kepada pengemis yg berdiri di depan pintu rumahmu, malah engkau menolaknya padahal engkau sanggup untuk memberikannya. Tidak akan lama lagi, engkau akan melihat kenyataan yang menimpa kepadamu, tidak akan lama lagi engkau pun akan ditolak dan dibiarkan begitu saja. Sebagaimana engkau telah menolak dan membiarkan pengemis tadi. (Syaik Abdul Qadir Jailani)
Selasa, 04 Januari 2011
Karena sebuah kurma
Aisyah ra berkata, "Datang kepada saya seorang wanita dengan membawa kedua putrinya, maka ia saya beri makan tiga biji kurma, masing2 dari mereka ia beri satu butir dan satu butir lagi sudah ia angkat kemulutnya untuk dimakannya, ternyata kedua putrinya minta makan maka ia membelah kurma yg akan dimakannya itu diantara keduanya. Maka perilaku wanita itu mengagumkan saya. Kmd saya ceritakan apa yg dia lakukan kpd Rosulullah saw, maka beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah dg kurma itu telah mewajibkan surga baginya atau dengan kurma itu dia dimerdekakan dari neraka". (HR Muslim)
Jangan menolak dan mengusir peminta-minta
Kasihilah orang-orang faqir dengan memberikan sebagian hartamu. Jangan menolak dan mengusir peminta-minta, sementara engkau sanggup memberikan sesuatu baik sedikit ataupun banyak. Sukailah memberi (kepada orang lain), karena ALLAH sangat senang 'memberi'. Dan bersyukurlah, karena ALLAH telah menjadikanmu mampu untuk memberi. Celakalah jika engkau menolak peminta-minta, sementara peminta-minta itu adalah hadiah dari ALLAH dan engkau mampu untuk memberinya. (Syaikh Abdul Qadir Jailani)
Senin, 03 Januari 2011
infaq secuil jadi gunung
Infakkanlah secuil dari hartamu dg niat karena ALLAH, maka DIA akan memberikanmu sebesar gunung. Berikanlah setetes, maka engkau akan mendapatkan sebanyak lautan. ALLAH SWT akan memberikannya kepadamu baik didunia maupun diakhirat, ALLAH SWT akan mencukupkan balasan-NYA bagimu (Syaikh Abdul Qadir Jailani)
Sabtu, 01 Januari 2011
harta itu menggiurkan dan manis
Hakim bin hizam berkata, "Saya meminta kepada Rosulullah saw, maka Beliau memberi saya, lalu saya meminta lagi, maka Beliau memberi saya. Kemudian saya meminta lagi maka Beliau bersabda: "Wahai Hakim sesungguhnya harta ini menggiurkan dan manis. Barang siapa mengambilnya dengan kemurahan jiwa maka dia diberkahi didalamnya. Dan barang siapa mengambilnya dengan jiwa yg tamak maka tidak akan diberkahi untuknya, ia seperti orang yg makan tetapi tidak kenyang. Dan tangan yg diatas itu lebih baik daripada tangan yg dibawah".
Hakim berkata, "Wahai Rosulullah, demi Allah yg mengutus anda dg kebenaran, saya tidak akan mengambil apapun dari seseorang setelah anda, sampai saya meninggalkan dunia". (HR Bukhari Muslim)
Hakim berkata, "Wahai Rosulullah, demi Allah yg mengutus anda dg kebenaran, saya tidak akan mengambil apapun dari seseorang setelah anda, sampai saya meninggalkan dunia". (HR Bukhari Muslim)
Harta yang diberkahi ALLAH
Rosulullah saw bersabda, "Ketika berada di tanah lapang, ada seseorang yg tiba-tiba mendengar suara di awan yg mengatakan, 'airilah kebun si fulan'. kemudian, awan itu bergerak hingga sampai pada kebun si fulan dan mencurahkan airnya disana, sejenak, orang itu memperhatikan keadaan di sekitarnya. tiba-tiba dia melihat seorang lelaki yg memindahkan air itu dengan sekop. orang itu kemudian bertanya kepada laki-laki tersebut, "tuan, siapakah nama anda?". Lelaki itu menjawab, "nama saya fulan". --nama yg dia dengar dari awan saat berada di tanah lapang tadi--. orang itu kemudian melanjutkan pembicaraannya dengan lelaki itu, "tadi saya mendengar suara memerintahkan pada awan ini untuk mengairi kebun tuan. sebenarnya apa yg anda lakukan dg kebun ini?". lelaki itu menjawab, "saya sangat memperhatikan segala sesuatu yg dihasilkan dari kebun ini. dari hasil panen kebun ini, saya membaginya menjadi tiga bagian: sepertiga sayasedekahkan, sepertiga saya pergunakan untuk menafkahi keluarga saya, dan sepertiga lagi saya pergunakan untuk perawatan kebun ini". (HR Muslim)
Harta barokah
Rosulullah saw bersabda, "Barangsiapa mencari harta secara halal, dengan menjaga harga diri dan tidak meminta-minta untuk mencukupi keluarganya dan mengasihi tetangganya, maka ALLAH SWT akan membangkitkannya pada hari kiamat dengan wajah seperti bulan purnama. Barangsiapa mencari harta secara halal untuk ditumpuk-tumpuk karena sombong dan pamer, maka dia akan berjumpa dengan ALLAH pada hari kiamat dalam keadaan DIA murka kepadanya". (al-Gunyah, Syaikh Abdul Qadir Jailani, 2010)
Langganan:
Postingan (Atom)