Minggu, 02 Januari 2011
Lebih mencintai dunia
Barangsiapa yg lebih mencintai dunia, diiringi dg kerakusan, lupa pd kematian, lupa bahwa ia akan bertemu Tuhannya dan tdk lagi membedakan halal dan haram, maka sesungguhnya dia sama dg orang2 kafir yg mengatakan, "Kehidupan ini tdk lain hanyalah hidup di dunia aja, kita mati dan hidup dan tdk ada yg membinasakan kita kecuali masa" (al-Jatsia 24). (Syaih Abdul Qadir Jailani)
Surga derajad rendah 5
Rosulullah saw bersabda, "Ketika lelaki itu memasuki gedungnya, ternyata gedung itu terbuat dari permata putih yang didalamnya terdapat tujuh puluh rumah, setiap rumah terdapat tujuh puluh kamar, setiap kamar terdapat tujuh puluh pintu, setiap pintu terdapat kubah dari permata. Kemudian lelaki itu memasuki kubah tersebut dan membukanya, dimana tidak ada seorang pun sebelumnya yang membukanya. Ternyata didalam kubah tersebut terdapat permata merah yang panjangnya tujuh puluh hasta. Ia memiliki tujuh puluh pintu, setiap pintunya dihias dengan permata yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, dan didalam permata itu terdapat bidadari. Kemudian ketika dia memasuki pintu itu, didalamnya terdapat seorang istri dari bidadari. Bidadari itu mengucapkan salam kepadanya, dan dia menjawab salamnya lalu berdiri sambil tercengang. Bidadari itu berkata kepadanya, "Sungguh aku telah lama menunggu kamu datang. Aku adalah istrimu"".
Beliau saw bersabda, "Kemudian lelaki itu memandang wajahnya dan melihat diwajah bidadari itu ada bayangan wajahnya seperti salah seorang diantara kamu melihat wajahnya dicermin, karena bidadari itu sangat indah dan sangat cantik. Ternyata bidadari itu mengenakan tujuh puluh perhiasan, setiap perhiasan memiliki tujuh puluh warna yang berbeda antara yang satu dengan yang lain. Dia dapat melihat sum sum betisnya dari belakang mereka. Ketika dia berpaling lalu melihatnya, bidadari itu tujuh puluh kali lebih cantik dalam pandangannya. Sungguh dia menjadi cermin baginya, dan dia menjadi cermin bagi istrinya". (al-Ghunyah; Syaikh Abdul Qadir Jailani, 2010)
Beliau saw bersabda, "Kemudian lelaki itu memandang wajahnya dan melihat diwajah bidadari itu ada bayangan wajahnya seperti salah seorang diantara kamu melihat wajahnya dicermin, karena bidadari itu sangat indah dan sangat cantik. Ternyata bidadari itu mengenakan tujuh puluh perhiasan, setiap perhiasan memiliki tujuh puluh warna yang berbeda antara yang satu dengan yang lain. Dia dapat melihat sum sum betisnya dari belakang mereka. Ketika dia berpaling lalu melihatnya, bidadari itu tujuh puluh kali lebih cantik dalam pandangannya. Sungguh dia menjadi cermin baginya, dan dia menjadi cermin bagi istrinya". (al-Ghunyah; Syaikh Abdul Qadir Jailani, 2010)
Sabtu, 01 Januari 2011
Hatimu durhaka
Sungguh celaka, jika lisanmu bertakwa, sementara hatimu durhaka, lisanmu bersyukur sedangkan hatimu ingkar dan menentang-NYA. ALLAh swt berfirman didalam hadist qudsi, "Wahai anak Adam, kebaikan dari-KU terus tercurah kepadamu, sedangkan keburukan darimu terus datang pada-KU". (syaikh Abdul Qadir Jailani)
harta itu menggiurkan dan manis
Hakim bin hizam berkata, "Saya meminta kepada Rosulullah saw, maka Beliau memberi saya, lalu saya meminta lagi, maka Beliau memberi saya. Kemudian saya meminta lagi maka Beliau bersabda: "Wahai Hakim sesungguhnya harta ini menggiurkan dan manis. Barang siapa mengambilnya dengan kemurahan jiwa maka dia diberkahi didalamnya. Dan barang siapa mengambilnya dengan jiwa yg tamak maka tidak akan diberkahi untuknya, ia seperti orang yg makan tetapi tidak kenyang. Dan tangan yg diatas itu lebih baik daripada tangan yg dibawah".
Hakim berkata, "Wahai Rosulullah, demi Allah yg mengutus anda dg kebenaran, saya tidak akan mengambil apapun dari seseorang setelah anda, sampai saya meninggalkan dunia". (HR Bukhari Muslim)
Hakim berkata, "Wahai Rosulullah, demi Allah yg mengutus anda dg kebenaran, saya tidak akan mengambil apapun dari seseorang setelah anda, sampai saya meninggalkan dunia". (HR Bukhari Muslim)
Harta yang diberkahi ALLAH
Rosulullah saw bersabda, "Ketika berada di tanah lapang, ada seseorang yg tiba-tiba mendengar suara di awan yg mengatakan, 'airilah kebun si fulan'. kemudian, awan itu bergerak hingga sampai pada kebun si fulan dan mencurahkan airnya disana, sejenak, orang itu memperhatikan keadaan di sekitarnya. tiba-tiba dia melihat seorang lelaki yg memindahkan air itu dengan sekop. orang itu kemudian bertanya kepada laki-laki tersebut, "tuan, siapakah nama anda?". Lelaki itu menjawab, "nama saya fulan". --nama yg dia dengar dari awan saat berada di tanah lapang tadi--. orang itu kemudian melanjutkan pembicaraannya dengan lelaki itu, "tadi saya mendengar suara memerintahkan pada awan ini untuk mengairi kebun tuan. sebenarnya apa yg anda lakukan dg kebun ini?". lelaki itu menjawab, "saya sangat memperhatikan segala sesuatu yg dihasilkan dari kebun ini. dari hasil panen kebun ini, saya membaginya menjadi tiga bagian: sepertiga sayasedekahkan, sepertiga saya pergunakan untuk menafkahi keluarga saya, dan sepertiga lagi saya pergunakan untuk perawatan kebun ini". (HR Muslim)
Hartamu hanyalah ujian
HARTAMU HANYALAH UJIAN, YANG ADA DISISI ALLAH LEBIH KEKAL
Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar. (At Taghaabun 15)
Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar. (At Taghaabun 15)
Harta barokah
Rosulullah saw bersabda, "Barangsiapa mencari harta secara halal, dengan menjaga harga diri dan tidak meminta-minta untuk mencukupi keluarganya dan mengasihi tetangganya, maka ALLAH SWT akan membangkitkannya pada hari kiamat dengan wajah seperti bulan purnama. Barangsiapa mencari harta secara halal untuk ditumpuk-tumpuk karena sombong dan pamer, maka dia akan berjumpa dengan ALLAH pada hari kiamat dalam keadaan DIA murka kepadanya". (al-Gunyah, Syaikh Abdul Qadir Jailani, 2010)
Harga surga
Perhatikanlah kisah ini, diceritakan bahwa seorang laki-laki melewati sebuah kamar yg sangat indah, didalamnya ia melihat seorang gadis yg rupawan. Sayangnya dia tidak diperbolehkan mendekati tempat itu. Saat itu dia menunggangi kuda seharga seratus dinar, ia mengenakan pakaian yg bagus dan mahal, ia membawa pedang yg disepuh dg emas bersamanya juga ada seorang hamba berkulit hitam yg membawa barang-barang. Atas dorongan keinginannya, lelaki itu mendatangi orang yg memiliki wanita rupawan tadi, ia hendak meminta agar wanita itu dapat ia beli. Sang pemilik wanita itu pun berkata, "Engkau telah jatuh cinta kepadanya. Seorang pecinta pasti akan mengorbankan apa yg ia miliki untuk mendapatkan yg dicintainya. Dan aku tidak akan menjualnya kecuali dg semua yg ada pada dirimu saat ini".
Saat itu juga lelaki tadi turun dari kudanya, membuka pakaiannya dan menukar dengan pakaian si penjual, ia menyerahkan seluruh harta yg dimiliki termasuk budak beserta barang yg dibawanya. Lalu ia membawa pulang wanita tadi ke rumahnya, tanpa sandal atapun penutup kepala. Apabila seseorang telah membayar harganya, maka dia berhak membawa barang yg dibelinya. Apabila ia mengetahui nilai yg dicarinya, maka ia akan berkorban untuk membayar harganya. Seseorang yg benar-benar cinta tidak akan tenang sebelum ia tinggal bersama yg dicintainya.
Apabila ada orang yg mengatakan bahwa ia telah mendengar keadaan surga dan apa yg ada didalamnya melalui firman ALLAH SWT yg menyatakan, "Disana terdapat apa-apa yg diinginkan nafsu dan lezat dipandang mata". Maka kuberitahukan bahwa harga untuk membayarnya ada pada firman-NYA, "Sesungguhnya ALLAH membeli diri dan harta orang-orang yg beriman, bahwa untuk mereka itu surga" (az-Zuhruf 71). Serahkan jiwa dan hartamu, maka surga akan menjadi milikmu. (Syaikh Abdul Qadir Jailani)
Saat itu juga lelaki tadi turun dari kudanya, membuka pakaiannya dan menukar dengan pakaian si penjual, ia menyerahkan seluruh harta yg dimiliki termasuk budak beserta barang yg dibawanya. Lalu ia membawa pulang wanita tadi ke rumahnya, tanpa sandal atapun penutup kepala. Apabila seseorang telah membayar harganya, maka dia berhak membawa barang yg dibelinya. Apabila ia mengetahui nilai yg dicarinya, maka ia akan berkorban untuk membayar harganya. Seseorang yg benar-benar cinta tidak akan tenang sebelum ia tinggal bersama yg dicintainya.
Apabila ada orang yg mengatakan bahwa ia telah mendengar keadaan surga dan apa yg ada didalamnya melalui firman ALLAH SWT yg menyatakan, "Disana terdapat apa-apa yg diinginkan nafsu dan lezat dipandang mata". Maka kuberitahukan bahwa harga untuk membayarnya ada pada firman-NYA, "Sesungguhnya ALLAH membeli diri dan harta orang-orang yg beriman, bahwa untuk mereka itu surga" (az-Zuhruf 71). Serahkan jiwa dan hartamu, maka surga akan menjadi milikmu. (Syaikh Abdul Qadir Jailani)
Hamba ALLAH yg sebenarnya
Sebagian Wali mengatakan, hamba ALLAH yg sebenarnya adalah mereka yg benar-benar dalam ibadahnya, mereka tidak mencari apapun, didunia ataupun diakhirat, yang mereka cari hanyalah DIA.
"Ya ALLAH, berilah petunjuk bagi seluruh makhluk untuk sampai ke pintu-MU". (Syaikh ABdul Qadir Jailani)
"Ya ALLAH, berilah petunjuk bagi seluruh makhluk untuk sampai ke pintu-MU". (Syaikh ABdul Qadir Jailani)
Neraka Jahanam 15
Rosulullah saw bersabda, "Sesungguhnya setiap hari akan datang kepada ahli neraka sebuah awan yang amat besar diatas mereka. Awan itu mengeluarkan petir dan kilat yang menyambar-nyambar mata mereka. Sungguh, awan itu menimbulkan kegelapan yang amat sangat sehingga mereka tidak dapat melihat para penjaga neraka. Tiba-tiba awan itu memanggil, "Wahai ahli neraka, apakah kamu ingin agar aku menurunkan hujan untukmu?". Mereka semua berkata, "Turunkanlah hujan untuk kami dengan air yang dingin". Kemudian terkadang awan itu menurunkan hujan kepada mereka berupa batu-batu yang menimpa kepala mereka hingga tembus ke duburnya, terkadang pula menurunkan hujan mereka berupa air mendidih, batu dan duri dari besi, bahkan terkadang juga menurunkan hujan kepada mereka berupa ular, kalajengking, ulat, darah, dan nanah".
Beliau saw bersabda, "Apabila awan itu menghujani jahanam, lautan apinya akan bergolah, naik, dan marah. Tidak ada btu dan gunung kecuali akan naik sehingga ahli neraka semuaanya akan tenggelam tetapi tidak mati. Neraka ketika itu akan bertambah panasnya, asapnya, gemuruhnya, gelapnya, dan marahnya pada para penghuninya, yakni orang-orang yang durhaka kepada Tuhannya". (al-Ghunyah; Syaikh Abdul Qadir Jailani, 2010)
Beliau saw bersabda, "Apabila awan itu menghujani jahanam, lautan apinya akan bergolah, naik, dan marah. Tidak ada btu dan gunung kecuali akan naik sehingga ahli neraka semuaanya akan tenggelam tetapi tidak mati. Neraka ketika itu akan bertambah panasnya, asapnya, gemuruhnya, gelapnya, dan marahnya pada para penghuninya, yakni orang-orang yang durhaka kepada Tuhannya". (al-Ghunyah; Syaikh Abdul Qadir Jailani, 2010)
Langganan:
Postingan (Atom)