Jumat, 15 April 2011

Alasan Orang Kafir Tidak Akan Masuk Surga

Alasan Orang Kafir Tidak Akan Masuk Surga

Aisyah bertanya, "Wahai Rosulullah, Ibnu Jad'an (seorang kafir Qurais) selalu menyambungkan tali silaturahmi, memberi makan kaum miskin, berbuat baik kepada tetangga, dan menjamu setiap tamu. Apakah amal kebaikannya itu mendatangkan pahala?"
Rosulullah saw menjawab, "Wahai Aisyah, ia tidak perna...h berdoa agar ALLAH mengampuni dosa-dosanya pada hari kiamat" (HR Muslim)

Jauhilah gambar

Aisyah berkata, "Aku pernah menggunakan sarung bantal yang bergambar. Ketika Rosulullah saw melihatnya, beliau tidak mau masuk dan hanya berdiri di pintu. Aku tahu ada sesuatu yang tidak beliau sukai. Maka kutanyakan, "Wahai Rosulullah, aku bertobat kepada ALLAH dan Rosul-NYA. Dosa apa yang telah kulakukan?" Beliau menjawab, "Untuk apa bantal ini?". Kujawab, "Agar engkau bisa duduk di atasnya"

Lalu Rosulullah saw berkata, "Orang-orang yang menciptakan gambar-gambar seperti ini akan diazab pada hari kiamat. Mereka akan diperintahkan untuk menghidupkan apa yang telah mereka gambar itu. SUngguh, sebuah rumah yang didalamnya terdapat gambar-gambar semacam ini tidak akan pernah dimasuki malaikat" (HR Bukhari Muslim)

Hindarilah musik

Suatu hari, seorang perempuan mendatangi Rosulullah saw. Beliau kemudian berkata kepada Aisyah, "Wahai Aisyah, tahukah engkau siapa perempuan ini?".
"Tidak, wahai Rosulullah", jawab Aisyah.
"Perempuan ini adalah seorang penyanyi. Maukah engkau mendengarkan nyanyiannya?"
"Ya".
Perempuan itu kemudian bernyanyi dihadapan Aisyah. Mendengar nyanyian itu, Rosulullah saw menunjukkan ketidaksukaan Beliau dengan bersabda, ""Sungguh, setan telah meniup dua lubang hidung perempuan ini". (HR Ahmad dan Thabrani)

Tidak Perlu Mendoakan Keburukan Terhadap Orang yg Mendhalimimu

Tidak Perlu Mendoakan Keburukan Terhadap Orang yg Mendhalimimu

Suatu hari Aisyah ra kehilangan sesuatu. Ia pun berdoa agar orang yang mencurinya celaka. Maka Rosulullah saw berkata kepadanya, "Jangan kau ringankan dosanya (dengan doa burukmu itu)" (HR Ahmad, Abu Daud)

Keutamaan menjadi orang miskin

Aisyah pernah mendengar Rosulullah saw berdoa, "Ya ALLAH, jadikanlah aku hidup sebagai seorang yang miskin. Cabutlah nyawaku dalam keadaan miskin. Lalu kumpulkanlah aku pada hari Kiamat nanti bersama kelompok orang-orang miskin".

Mendengar doa itu, Aisyah bertanya, "Mengapa engkau berdoa seperti itu wahai Rosulullah?"

Beliau menjawab, "Orang-orang miskin akan masuk surga lebih awal 40 tahun (1 hari = 1000 tahun dunia) daripada orang-orang kaya. Wahai Aisyah, jangan pernah menolak orang miskin meski engkau hanya memberinya separuh biji kurma"  (HR Tirmidzi)

nb : disaat orang-orang kaya penuh kekhawatiran, cemas, ketakuatan menghadapi nasib yg akan menimpa mereka, orang -orang miskin sudah menikmati kenikmatan istana surga 14.600.000 tahun lebih awal

Minggu, 03 April 2011

Semuanya adalah ketetapan ALLAH

Semua Kebaikan/keburukan Yg Menimpamu dan Orang Lain adalah Ketetapan ALLAH. Jadi BERSABARLAH

Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami" (At Taubah 51)

Rabu, 30 Maret 2011

Balasan ALLAH kepada raja zalim dan raja adil

Sebuah hadist qudsi barangkali baik untuk perenungan kita tentang kebahagiaan dan kesengsaraan. DUlu ada seorang raja yang sepanjang hidupnya hanya berbuat maksiat dan zalim. Kemudian dia jatuh sakit. Para tabib meminta raja agar mengucapkan selamat berpisah saja sebab dia tidak bisa diosembuhkan kecuali dengan sejenis ikan. Saat itu bukan musimnya ikan tersebut muncul. ALLAH mendengar itu, memerintahkan para malaikat untuk menggiring ikan-ikan agar muncul di permukaan. Raja akhirnya dapat memakan ikan itu. Dia sembuh.

Pada saat lain di negeri lain, ada seorang raja yang adil, saleh, jatuh sakit. Para tabib menyatakan hal yang sama, bahwa obatnya adalah ikan yang ada di perairan tertentu. Tapi, jangan kawatir, ujar tabib, saat ini adalah saat ikan itu bermunculan di permukaan. Jadi, dengan mudah akan didapatkan obat bagi sakitnya sang raja. Saat itu ALLAH memerintahkan  para malaikat untuk menggiring ikan-ikan itu di tempat tersembunyi. Tentu saja, raja yang shaleh dan adil itu menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Konon di alam malaikat, para malaikat kebingungan. Mengapa doa raja yang shaleh tidak dipenuhi sementara dooa raja yang zalim dipenuhi? Kemudian ALLAH berfirman, "Walaupun raja itu zalim, dia pernah berbuat baik. Demi kasih sayang-KU, aku berikan balasan pahala amal baiknya. Sebelum meninggal dunia, masih ada amal baiknya yang belum aku balas. Maka aku segerakan membalasnya, supaya dia datang kepada-KU hanya dengan membawa dosa-dosanya. Demikian juga dengan raja yang shaleh. Walaupun dia banyak berbuat baik, dia pernah berbuat buruk. Aku balas semua keburukannya dengan musibah. Menjelang kematiannya, masih ada dosanya yang belum KUbalas. Maka, AKU tolak doanya untuk mendapatkan kesembuhan, supaya dia datang kepada-KU, dia hanya membawa amal salehnya". (La Tahzan for Teens, 2008)

nb : beruntunglah orang-orang yg mendapat musibah, jika bersabar maka dosa-dosanya akan digugurkan

Sabar dalam doa, insyaALLAH akan dikabulkan

Sahabatku, sesungguhnya ada satu hal yang membuat para nabi dapat bergembira ketika menerima penderitaan. Yaitu, mereka telah memutuskan berlari menuju ALLAH. Mereka terus-menerus percaya dan meyakini bahwa ALLAH sangat-sangat adil dan penyayang. Jika ada satu dua penderitaan, itu hanya jalan menuju kebahagiaan. Nabi Zakariya as adalah nabi yang sangat sabar. Dia berdoa selama empat puluh tahun untuk bisa mendapatkan anak. EMpat puluh tahun dia berdoa, empat puluh tahun juga doanya tidak dijawab. Namun karena dia telah "berlari di dalam ALLAH" dia terus berdoa sampai akhirnya berbahagia (mendapatkan anak). (La Tahzan for Teens, 2008)

InsyaALLAH, hamba termasuk orang yang sabar

Beriman berarti berlari hanya kepada ALLAH. Apapun masalahnya, ALLAH Mahatahu dan akan memberikan jalan yang terbaik. Seorang manusia muda memberikan teladan yang sangat baik. Seorang manusia muda memberikan teladan yang sangat baik. Dia begitu pasrah ketika bapaknya diperintahkan ALLAH untuk menyembelihnya,  "Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar." (Ash Shaaffaat 37) Inilah sikap iman yang mau menerima apa pun keputusan/ketetapan ALLAH. (La Tahzan for Teens, 2008)

nb : Apapun ujian/musibah/ketetapan ALLAH yang menimpamu, semoga ALLAH menjadikanmu termasuk orang-orang yang bersabar.

Jangan bersedih

Jangan bersedih karena kesedihan dapat membuat kita terkejut terhadap masa lalu, membuat kita takut menghadapi masa depan, dan menyia-nyiakan hidup kita pada hari yang sedang dijalani : hari ini. Jangan bersedih sebab kesedihan dapat menghancurkan hati dan memudarkan cita-cita. Jangan bersedih, karena bersedih akan menyenangkan hati musuh kita, menyusahkan teman, menggembirakan yang dengki, dan mengubah berbagai apa yang akan menjadi hak kita.

Jangan bersedih, karena kesedihan sama artinya menentang qadha, memusuhi ketetapan ALLAH.(La Tahzan for Teens, 2008)

Jangan bersedih, karena bersedih akan membuat setan tertawa setelah berhasil menipu kita untuk menentang keputusan/takdir ALLAH dan tidak mensyukuri nikmat ALLAH.